![]() |
| Proses Evakuasi Korban Tertimbun Longsor Oleh Petugas Gabungan |
Sumedang- Tragedi tanah longsor terjadi di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat siang (2/1/2026), sekitat pukul 14.36 wib. Peristiwa nahas ini menimpa sejumlah pekerja proyek hingga menyebabkan empat orang meninggal dunia, sementara dua lainnya selamat.
Longsor terjadi saat para korban tengah bekerja di lokasi pembangunan lapangan sepak bola mini (minisoccer) milik warga setempat. Material tanah yang tiba-tiba ambrol menimbun enam pekerja yang berada di area proyek.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Jawa Barat, Mochamad Adip, mengatakan dari total enam korban yang tertimbun longsoran, empat orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan dua korban lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (RS Unpad) untuk mendapatkan perawatan medis.
“Total korban ada enam orang. Dua orang selamat sudah dibawa ke RS Unpad, sementara empat korban lainnya ditemukan meninggal dunia,” ujar Adip di lokasi kejadian.
Pasca kejadian, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, PMI, dan BPBD Kabupaten Sumedang langsung diterjunkan untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi tanah yang masih labil.
“Operasi evakuasi akan terus dilakukan hingga seluruh proses selesai malam ini. Dalam pelaksanaannya, kami menugaskan satu orang safety officer untuk memastikan keselamatan tim di lapangan,” jelasnya.
Adip menambahkan, berdasarkan data sementara, empat korban yang tertimbun diketahui bernama Ade, Ivan, dan Ujang, sementara identitas korban lainnya masih dalam pendataan dan akan diperbarui secara berkala.
Seluruh korban dipastikan merupakan pekerja proyek pembangunan lapangan sepak bola tersebut.
“Semua korban adalah pekerja. Informasi dan perkembangan selanjutnya akan terus kami sampaikan,” pungkasnya.

Posting Komentar