Diduga Dampak Gempa 2024, Rumah Warga di Sumedang Utara Ambruk


Asesment Di Lakukan Oleh Petugas Tagana Sumedang 




SUMEDANG- Sebuah rumah warga di Dusun Hegarmanah, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, ambruk pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 11.15 WIB. Peristiwa ini diduga merupakan dampak lanjutan retakan bangunan akibat gempa bumi Sumedang tahun 2024, yang diperparah oleh amblasnya septic tank di bagian belakang rumah.


Bagian rumah yang ambruk meliputi dapur dan kamar mandi. Bahkan, material runtuhan turut menimpa tembok Sekolah Dasar Lembur Situ yang berada di sekitar lokasi hingga ikut roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Ketua Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Sumedang, Doni Ali Wahyudin, mengatakan bahwa kondisi bangunan memang sudah mengalami kerusakan sejak beberapa waktu lalu.

“Retakan pada bangunan sudah terlihat sejak pasca gempa 2024. Kondisinya semakin melemah dan akhirnya ambruk setelah bagian septic tank mengalami amblas,” ujar Doni.

Doni menjelaskan, setelah menerima laporan dari warga, TAGANA langsung melakukan assessment guna memastikan tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganan darurat.

“Kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan assessment dan pendataan. Fokus kami saat ini adalah memastikan keselamatan penghuni rumah dan lingkungan sekitar,” katanya.

Sementara itu, warga sekitar bersama pemilik rumah bergerak cepat melakukan gotong royong membersihkan puing-puing bangunan agar tidak membahayakan aktivitas warga dan siswa sekolah.

“Material sudah dibersihkan bersama warga. Untuk sementara, bagian dapur dan kamar mandi ditopang menggunakan bambu agar tidak terjadi ambruk susulan,” tambah Doni.

TAGANA Kabupaten Sumedang juga telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan dinas terkait untuk langkah penanganan lanjutan.

“Hasil assessment akan kami laporkan ke dinas terkait agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur penanganan bencana,” pungkasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengecekan struktur bangunan pascagempa, terutama rumah warga yang mengalami retakan dan berada di area padat permukiman.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama