
Kondisi Tanaman Cabai Membusuk Akibat Serangan Hama dan Pasokan Air
Bandung Barat- Musim kemarau yang melanda wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, jumat (10/7//2026) mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian. Minimnya pasokan air membuat banyak petani kesulitan mengairi lahan, sehingga hasil panen brokoli dan cabai menurun drastis.
Dalam sebulan terakhir, para petani mengaku semakin sulit mendapatkan air untuk menyiram tanaman. Selain curah hujan yang hampir tidak ada, sumber air dari sumur hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehingga tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk irigasi.
Akibatnya, banyak tanaman brokoli dan cabai mengalami pertumbuhan yang tidak optimal bahkan membusuk. Kondisi tersebut membuat produksi panen anjlok hingga sekitar 50 persen.
Salah seorang petani, Usep, mengatakan, saat musim hujan dirinya mampu memanen hingga satu ton sayuran dari lahan hampir satu hektare. Namun pada musim kemarau kali ini, hasil panennya hanya sekitar lima kuintal.
"Sekarang hasil panen menurun drastis. Biasanya saat musim hujan bisa dapat sekitar satu ton, sekarang paling hanya lima kuintal," ujar Usep.
Menurutnya, penurunan hasil panen tidak hanya disebabkan oleh minimnya pasokan air, tetapi juga serangan hama yang semakin memperparah kondisi tanaman.
"Selain kekurangan air, sayuran ini juga mendapatkan serangan hama, sehingga mudah membusuk," tambah Usep.
Hingga saat ini, para petani mengaku belum menerima bantuan untuk mengatasi krisis air yang mereka hadapi. Mereka berharap pemerintah dapat membangun sumur bor atau menyediakan sumber irigasi agar lahan pertanian tetap bisa produktif selama musim kemarau.
Para petani khawatir jika kondisi ini terus berlanjut, kerugian akan semakin besar dan pasokan sayuran dari kawasan Lembang ikut menurun.
Posting Komentar