Tiga Korban Ledakan di Cipatat Dimakamkan, Suasana Duka Selimuti Kampung Ciparang

 

Suasana Pemakaman ke Tiga Korban Ledakan  


BANDUNG BARAT- Suasana duka masih menyelimuti Kampung Ciparang, RT 04 RW 07, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (9/7/2026). Tiga korban ledakan yang diduga berasal dari benda menyerupai mortir akhirnya dimakamkan di kampung halamannya.

Ketiga korban yakni Ade (21), Suhri (40), dan Rodiana (40). Tangis keluarga, kerabat, serta warga pecah mengiringi prosesi pemakaman. Mereka saling menguatkan di tengah rasa kehilangan yang mendalam.

Ketua RW 07 Kampung Ciparang, Suryana, mengatakan proses pemakaman berjalan lancar dan dibantu oleh warga sekitar.

"Alhamdulillah pemakaman sudah selesai, diurus sama warga," ujar Suryana.

Suryana mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana peristiwa itu terjadi. Ia baru mendapat kabar dari warga yang datang ke rumahnya dan meminta bantuan setelah mendengar adanya ledakan.

"Saya langsung ke lokasi. Saat tiba di sana, ketiga korban sudah tergeletak," katanya.

Sebelumnya, ledakan terjadi pada Rabu (8/7/2026) di dekat rumah Ade di Kampung Ciparang. Kapolsek Cipatat, Kompol D.M.S. Andriani Sapin, menjelaskan peristiwa itu pertama kali diketahui setelah seorang warga mendengar suara ledakan dari arah rumah korban.

Tak lama kemudian, warga lain datang memberi tahu bahwa ada beberapa orang yang menjadi korban. Saat dilakukan pengecekan, tiga orang ditemukan tergeletak di lokasi.

Dua korban, Ade dan Suhri, meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara Rodiana sempat dilarikan ke Puskesmas Rajamandala sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Dustira. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.25 WIB.

Polisi memastikan ketiga korban meninggal akibat ledakan. Hal itu diperkuat oleh hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan adanya dampak hentakan ledakan.

Meski begitu, pihak kepolisian masih menyelidiki jenis benda yang meledak. Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, ketiga korban diketahui sering mengumpulkan selongsong peluru bekas karena lokasi tempat tinggal mereka berada tidak jauh dari kawasan latihan militer.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan asal-usul dan jenis benda yang menyebabkan ledakan tersebut.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama