
Proses Pendampingan Petugas Seleksi Penerimaan Siswa Baru
KOTA CIMAHI- Gangguan pada server Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat membuat ratusan orang tua siswa dan calon peserta didik baru mendatangi sejumlah SMA dan SMK negeri di Kota Cimahi, Senin (8/6/2026).
Kedatangan mereka dilakukan untuk memastikan proses pendaftaran dan verifikasi data anak-anak mereka tetap berjalan, terutama karena hari tersebut merupakan batas akhir pendaftaran SPMB tahap pertama.
Salah satu sekolah yang dipadati calon pendaftar adalah SMKN 2 Kota Cimahi. Sejak pagi, para orang tua tampak memenuhi area sekolah untuk mencari kepastian terkait status pendaftaran anak mereka.
Kekhawatiran muncul setelah sistem SPMB yang dikelola Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengalami gangguan dan sulit diakses. Kondisi ini membuat sebagian calon peserta didik belum mendapatkan status verifikasi meski telah melakukan pendaftaran sejak beberapa hari lalu.
Salah seorang orang tua siswa, Rina Zaidan, mengaku cemas karena hingga saat ini data anaknya belum juga terverifikasi. Padahal, proses penginputan data telah dilakukan sejak 29 Mei lalu.
"Sejauh ini belum terverifikasi dan harus mengulang dari awal, padahal sejak tanggal 29 kami sudah melakukan penginputan data," ujar Rina.
Menurutnya, gangguan sistem tersebut membuat para orang tua khawatir anak mereka kehilangan kesempatan untuk masuk ke sekolah yang diinginkan.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Cimahi, Asep Suwarno, mengatakan gangguan server memang kerap terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ia menduga kondisi tersebut disebabkan tingginya jumlah akses yang masuk secara bersamaan dari para pendaftar di seluruh Jawa Barat.
"Saat ini SMKN 2 Cimahi diserbu pendaftar sehingga sering kali mengalami server down," kata Asep.
Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah pendaftar di SMKN 2 Cimahi telah mencapai 1.374 orang, sementara yang berhasil terverifikasi baru sekitar 970 calon siswa.
Pihak sekolah terus berupaya memberikan pelayanan dan pendampingan kepada para orang tua maupun calon peserta didik yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran.
Diketahui, SPMB Jawa Barat telah dibuka sejak 29 Mei 2026. Proses seleksi dilakukan melalui beberapa jalur, di antaranya jalur prestasi, domisili (zonasi), serta perpindahan tugas orang tua sesuai ketentuan yang berlaku.
Posting Komentar