Polres Cimahi Targetkan 1.326 Hektare Lahan Jagung, Panen Raya Hasilkan 35 Ton

 

Pogram Penanaman Jagung Dukung Swasembada Pangan 

CIMAHI- Polres Cimahi terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 bersama kelompok tani binaan yang dilaksanakan secara nasional.

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra, Senin (15/6/2026) mengatakan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk di bidang pertanian.

"Melalui kegiatan panen raya jagung ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan produksi pangan sekaligus mendukung kesejahteraan para petani," kata Niko.

Ia menjelaskan, Polres Cimahi menargetkan penanaman jagung seluas 1.326 hektare. Selain itu, hasil panen ditargetkan dapat diserap oleh Perum Bulog hingga 420 ton, dengan standar kualitas sesuai ketentuan, yakni kadar air di bawah 14 persen dan kadar aflatoksin di bawah 50 ppb.

Hingga saat ini, luas lahan jagung yang telah ditanami mencapai 38,54 hektare. Dari lahan tersebut, sekitar 35 ton jagung telah berhasil dipanen.

Untuk mendukung produktivitas petani, Polres Cimahi juga menyalurkan bantuan berupa traktor bajak, pupuk NPK, dan bibit jagung hibrida unggul kepada kelompok tani binaan.

"Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat sektor pertanian di daerah," ujarnya.

Niko sendiri optimistis sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat akan memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya.

"Melalui program panen raya jagung serentak ini, kami berharap produktivitas petani semakin meningkat dan ketahanan pangan nasional semakin kuat," pungkasnya.







Post a Comment

Lebih baru Lebih lama