
Lapakan Baca Gratis Panti Baca Ceria. Minggu, 28 Juni 2026 | Alun-Alun Sumedang
SUMEDANG – Selama satu dekade terakhir, Panti Baca Ceria terus menunjukkan konsistensinya sebagai komunitas literasi yang tumbuh, bertransformasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumedang. Pada Minggu, 28 Juni 2026, Panti Baca Ceria kembali menggelar kegiatan Lapakan Baca Gratis di Alun-Alun Sumedang sebagai bagian dari komitmen menghadirkan ruang belajar yang inklusif, kreatif, dan dapat diakses oleh semua kalangan.
Memasuki usia 10 tahun pengabdiannya, Panti Baca Ceria tidak hanya hadir sebagai taman bacaan masyarakat, tetapi juga berkembang menjadi ruang belajar kreatif sepanjang hayat yang berlandaskan pada penguatan enam literasi dasar. Selama perjalanannya, Panti Baca Ceria terus melakukan transformasi dan regenerasi, sehingga mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga semangat literasi di tengah masyarakat.
Berbagai program telah lahir dan berkembang dari Panti Baca Ceria. Selain layanan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Lapakan Baca Gratis, komunitas ini juga secara konsisten menyelenggarakan kelas-kelas pengembangan kapasitas bagi relawan dan masyarakat umum, program Beasiswa Ceria, serta berbagai kegiatan edukatif dan kebudayaan lainnya.
Salah satu capaian penting Panti Baca Ceria adalah keberhasilannya melahirkan 26 buku anak bertema Sumedang, sebagai upaya menghadirkan literatur yang dekat dengan identitas lokal dan memperkenalkan kekayaan daerah kepada generasi muda. Selain itu, Panti Baca Ceria juga aktif mengarsipkan pengetahuan dan kebudayaan melalui program Menjaras Memori Kolektif, yang menjadi ruang dokumentasi dan pelestarian sejarah serta budaya masyarakat.
Tidak berhenti di sana, berbagai program lain seperti Silatusastra, Ceriakan, ngabubuREAD, nonton bareng, diskusi buku, hingga beragam kegiatan literasi, seni, dan kebudayaan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Aktivitas Panti Baca Ceria pun telah menjangkau berbagai ruang kolaborasi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
"Kami meyakini bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi merupakan fondasi untuk membangun masyarakat yang kritis, kreatif, dan berdaya. Selama 10 tahun ini, Panti Baca Ceria terus berupaya menjadi ruang belajar bersama yang terbuka bagi siapa saja, di mana proses belajar dapat berlangsung sepanjang hayat," ujar Mang Ipul Sae Pendiri Panti Baca Ceria.
Melalui kegiatan Lapakan Baca Gratis yang rutin diselenggarakan, Panti Baca Ceria berharap dapat terus menumbuhkan budaya membaca, memperluas akses terhadap pengetahuan, serta memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Sumedang.
Satu dekade perjalanan ini menjadi bukti bahwa konsistensi, kolaborasi, dan semangat berbagi dapat melahirkan dampak yang berkelanjutan. Panti Baca Ceria akan terus melangkah sebagai ruang belajar kreatif sepanjang hayat, dengan enam literasi dasar sebagai landasan utama dalam membangun masyarakat yang literat, berbudaya, dan berdaya.
Posting Komentar