![]() |
| Sejumlah peserya E-sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Berradu Kemampuan |
KOTA CIMAHI- Suasana Gedung Pengabdian Mapolres Cimahi dipenuhi semangat para pencinta gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Minggu (28/6/2026). Sebanyak 26 tim ambil bagian dalam turnamen e-sport bertajuk Kapolres Cup Road to Kapolri Cup yang digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Turnamen ini bukan sekadar ajang adu strategi di dalam gim. Polres Cimahi juga memanfaatkannya untuk mencari bibit atlet e-sport berbakat sekaligus mendekatkan diri dengan kalangan generasi muda, khususnya Gen Z.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengatakan puluhan tim peserta telah mendaftar sejak tiga pekan lalu. Menurutnya, kompetisi ini diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di dunia olahraga elektronik.
"Harapan kami, selain menjaring bakat-bakat yang nantinya bisa dikembangkan, Polri juga semakin solid, jaya, dan semakin dicintai masyarakat," ujar Niko.
Ia menegaskan, Mobile Legends kini bukan lagi sekadar permainan, melainkan telah menjadi cabang olahraga e-sport yang dipertandingkan secara profesional.
Tim terbaik dari turnamen ini nantinya akan mewakili Polres Cimahi pada seleksi tingkat Polda Jawa Barat.
"Kami berharap perwakilan dari Polres Cimahi bisa mengharumkan nama daerah di tingkat Polda Jabar," katanya.
Turnamen tersebut turut dihadiri Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Ia menjelaskan bahwa e-sport menjadi salah satu cabang baru yang dipertandingkan dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.
Selain turnamen Mobile Legends, Polda Jabar juga menggelar sejumlah perlombaan yang menyasar generasi muda, seperti Stand Up Comedy, lomba konten kreatif, hingga lomba kreator video berbasis kecerdasan buatan (AI).
"E-sport saat ini sangat diminati oleh anak muda, khususnya Gen Z. Karena itu kami menghadirkan kompetisi ini sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara," ujar Hendra.
Dari 23 Polres di wilayah hukum Polda Jawa Barat, Polres Cimahi menjadi satu dari enam Polres yang telah menyelesaikan seleksi internal secara mandiri.
Sesuai jadwal, tim juara akan berlaga di tingkat Polda Jabar mulai 11 Juli 2026. Jika berhasil menjadi yang terbaik, mereka akan melaju ke tingkat nasional untuk memperebutkan Piala Kapolri dengan total hadiah mencapai Rp500 juta.
"Setelah tingkat provinsi selesai, tim terbaik akan mewakili Jawa Barat di tingkat pusat. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp500 juta," ungkap Hendra.
Menurutnya, potensi atlet e-sport dari daerah sangat besar. Melalui kompetisi berjenjang ini, Polda Jabar ingin membuka peluang bagi pemain-pemain muda berbakat agar dapat berkembang hingga level nasional.
"Kami ingin menemukan pemain-pemain terbaik dari daerah. Nantinya mereka akan dibina dan dipersiapkan untuk ajang yang lebih besar, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON)," pungkasnya.

Posting Komentar