Duka Selimuti Keluarga Prajurit TNI Yang Gugur di Lebanon

Foto Terakhir Kapten Inf Zulmi Iskandar 


CIMAHI— Duka mendalam menyelimuti keluarga Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Almarhum dilaporkan meninggal dunia pada Senin, setelah mendapat serangan dalam wilayah penugasan.

Suasana haru terlihat di kediaman keluarga di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Selasa malam (31/03/2026). Sejumlah karangan bunga belasungkawa berjajar di depan rumah, datang dari berbagai pihak, termasuk Menterian Luar Negeri serta kesatuan tempat almarhum bertugas.

Pihak keluarga mengaku pertama kali menerima kabar duka pada Senin. Namun saat itu, informasi yang diterima masih simpang siur. Kepastian baru didapat pada Selasa sore.

“Awalnya kami hanya mendapat kabar tidak jelas. Baru sore tadi ada konfirmasi resmi bahwa beliau benar-benar telah gugur,” ujar Risman Efendi saat di temui di rumah duka.

Kapten Inf Zulmi diketahui telah menjalankan tugas perdamaian di Lebanon selama hampir satu tahun. Bahkan, masa tugasnya dijadwalkan berakhir dalam waktu satu bulan ke depan.

“Zulmi sudah bertugas hampir satu tahun, dan seharusnya bulan depan sudah kembali ke tanah air,” ungkap Risman.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Ia meninggalkan seorang istri serta dua anak yang masih kecil, masing-masing berusia 5 tahun dan 1 tahun.

Saat ini, keluarga masih menunggu kepastian terkait proses pemulangan jenazah dari Lebanon ke Indonesia. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung.

Pemerintah dan pihak TNI hingga kini masih terus berkoordinasi terkait pemulangan jenazah serta perkembangan situasi di lokasi penugasan.





Post a Comment

Lebih baru Lebih lama