
Petugas Lakukan Pemeriksaan Kebutuhan Pokok di Pasar Impres Sumedang
Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa sejumlah komoditas utama seperti beras, sayur-mayur, daging, telur, hingga cabai. Hasilnya, Satgas Pangan memastikan stok bahan pangan masih dalam kondisi aman dan kenaikan harga dinilai masih dapat dikendalikan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang, Iwan Gustiawan, menyampaikan bahwa secara umum tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan di pasar.
“Sejauh ini kebutuhan pokok yang ada di pasar dapat dikatakan aman. Untuk keterjangkauan harga juga masih tergolong normal dan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET),” ujar Iwan.
Ia menambahkan, sidak pasar ini merupakan langkah antisipatif pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat bulan puasa.
“Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat tetap merasa tenang, karena stok pangan tersedia dan tidak ada gejolak harga yang berlebihan,” tambahnya.
Meski demikian, kondisi di lapangan menunjukkan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas tertentu. Para pedagang mengaku beberapa bahan pokok, terutama cabai, mengalami kenaikan harga cukup tinggi.
Salah seorang pedagang Pasar Impres Sumedang, Mulyadi, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
“Sejauh ini memang ada kenaikan harga hingga mencapai 40 persen dari beberapa kebutuhan pokok,” katanya.
Menurut Mulyadi, harga cabai merah tanjung yang sebelumnya Rp30 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp45 ribu per kilogram. Sementara cabai domba mengalami kenaikan dari Rp60 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram.
“Cabai yang paling terasa naik, tapi untuk barangnya masih ada dan tidak kosong,” jelasnya.
Meski terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas, Satgas Pangan memastikan ketersediaan bahan pokok di Pasar Impres Sumedang masih mencukupi dan distribusi berjalan lancar. Pemerintah daerah pun terus memantau perkembangan harga untuk mencegah lonjakan yang berpotensi memberatkan masyarakat.
Posting Komentar