
Ribuan relawan lakukan upaya pencarian korban longsor pasirlangu, kec cisarua
Sejak pagi, ratusan personel SAR bergerak serempak di sektor A, B, dan C, mengombinasikan pencarian manual, pengerahan anjing pelacak (K9), hingga alat berat. Total kekuatan yang diterjunkan tidak main-main sebanyak 3.675 personel, didukung 17 unit excavator dan 22 ekor K9, terus berjibaku dengan medan ekstrem dan ancaman longsor susulan.
Hingga Jumat (30/1) pukul 16.57 WIB kemarin, Tim SAR Gabungan telah menemukan 60 bodypack, dengan 44 di antaranya berhasil diidentifikasi oleh tim DVI. Namun, di balik angka tersebut, masih ada 20 korban yang belum ditemukan, menjadi penantian panjang bagi keluarga yang setia berharap di posko pengungsian.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si, menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama. Ia terus mengingatkan seluruh unsur SAR agar waspada terhadap potensi bahaya, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan cuaca yang sulit diprediksi.
“Ancaman longsor susulan masih ada. Seluruh tim diminta tetap disiplin, saling mengingatkan, dan tidak mengabaikan faktor keselamatan saat operasi,” ujarnya.
Di tengah tantangan cuaca dan medan berat, harapan besar disematkan pada langit agar tetap bersahabat. Operasi SAR sendiri akan terus dilanjutkan sesuai arahan Kepala Basarnas, menyesuaikan dengan masa tanggap darurat yang telah ditetapkan Bupati Bandung Barat hingga Jumat, 6 Februari 2025.
Posting Komentar