![]() |
| Perbaikan Tpt Rumah Yang Rusak di Lakukan Secata Gotong Royong |
Sumedang- Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang sejak beberapa hari terakhir kembali memicu bencana tanah longsor. Sebuah rumah milik warga di Dusun Nagrok, Desa Margamekar, Kecamatan Sumedang Selatan, rusak berat setelah tembok penahan tanah (TPT) di rumah warga tergerus longsor pada Selasa(09/12/2025).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, hujan memang turun, namun tidak terlalu besar. Pemilik rumah, Andriyana, menuturkan bahwa sebelum longsor terjadi, TPT di bagian depan rumah sudah terlihat miring akibat hujan deras beberapa hari sebelumnya. Ia dan keluarga yang tengah berada di dalam kamar mendengar suara gemuruh keras, dan saat dicek, bagian ruang tamu rumahnya telah jebol tergerus longsor.
“Sebelumnya memang sudah miring dan saat ba’da Isya kemarin longsor terjadi, longsor sendiri terjadi di bagian ruang tami rumah, dan beruntuk tidak ada korban ” ujar Andriyana.
Pada Rabu pagi, warga sekitar dengan Babinsa dan Babinkantibmas setempat melakukan gotong royong untuk memperbaiki kerusakan TPT yang longsor.
Ketua RW 05 Desa Margamekar, Maman Suherman, menjelaskan bahwa rumah tersebut sebenarnya sudah diusulkan untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan masih dalam proses, namun bencana lebih dulu merusaknya rumah tersebut.
“Saat ini kita lakukan perbaikan TPT rumah secara gotong royong dengan bantuan 20 sak semen dari BAZNAS dan pasir dari desa,” ujarnya.
Untuk mengurangi risiko kerusakan lebih parah, bagian atap rumah sementara ditopang menggunakan beberapa batang bambu. Sementara itu, pemilik rumah beserta keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat hingga kondisi rumah dinyatakan aman.
Warga berharap adanya perhatian lanjutan dari pemerintah desa maupun instansi terkait agar perbaikan permanen dapat segera dilakukan, mengingat kondisi struktur rumah saat ini masih rawan runtuh.

Posting Komentar