
Bupati Bandung Barat Jeje Richie Ismail Meninjau Kegiatan Donor Darah Dalam Hut Rs Cikalongwetan ke 19
Dalam kesempatan tersebut, Jeje memberikan pesan khusus kepada jajaran direksi dan seluruh tenaga medis RSUD Cikalongwetan agar tidak membeda-bedakan pelayanan antara pasien peserta BPJS Kesehatan dan pasien umum.
Menurutnya, setiap pasien harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama sesuai dengan kebutuhan medisnya, tanpa melihat status kepesertaan maupun cara pembayaran.
"Saya berpesan, pokoknya di rumah sakit jangan menyulitkan masyarakat. Jangan dipikirkan dulu ini kekurangan apa. Pokoknya ditangani dulu masalahnya, administrasi dan lain-lain itu urusan belakangan. Yang penting masyarakat," tegas Jeje kepada awak media.
Jeje mengatakan, baik pasien BPJS maupun pasien umum berhak mendapatkan standar perawatan, obat, tindakan medis, hingga fasilitas ruang perawatan sesuai dengan indikasi medis.
Ia juga mengapresiasi adanya sistem antrean melalui WhatsApp yang diterapkan RSUD Cikalongwetan. Menurutnya, sistem tersebut dapat memudahkan masyarakat sekaligus mengurangi antrean saat membutuhkan pelayanan.
"Tadi sudah berbicara dengan Pak Direktur, alhamdulillah sudah tidak terjadi (antre menunggu ruangan dan pelayanan) karena sekarang sudah memakai sistem antrean melalui WhatsApp. Jadi tidak perlu mengantri," ujarnya.
Jeje menilai, selama 19 tahun RSUD Cikalongwetan telah berkembang menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Cikalongwetan dan sekitarnya.
Karena itu, momentum HUT ke-19 tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
"Jadikan kesempatan ini untuk mengevaluasi dan memperkuat komitmen memberikan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, cepat, ramah, dan berorientasi kepada kesehatan masyarakat," katanya.
Jeje juga menyoroti kedisiplinan waktu para dokter spesialis. Ia meminta jadwal pelayanan diperhatikan agar masyarakat tidak harus menunggu terlalu lama hanya karena dokter datang terlambat.
"Dokter spesialis agar lebih disiplin dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saya minta jadwal pelayanan dokter spesialis diperhatikan, jangan sampai masyarakat sulit menemui dokter karena jadwal terlambat," imbuhnya.
Selain meningkatkan pelayanan, Pemkab Bandung Barat juga berkomitmen memperbaiki dan menambah fasilitas kesehatan di RSUD Cikalongwetan. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dapat terpenuhi dengan lebih baik.
"Pemkab Bandung Barat mendorong agar fasilitas pelayanan kesehatan mampu meningkatkan mutu. Pelayanan juga harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Saya apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD yang sudah memberikan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat," tutur Jeje.
Dalam rangkaian HUT tersebut, Jeje juga secara simbolis memberikan bantuan kepada keluarga pasien RSUD Cikalongwetan. Selain itu, ia turut memantau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan kegiatan donor darah.
Posting Komentar