
Pembukaan Kongres XI Angkatan Muda Siliwangi
KARAWANG- Semangat persatuan dan regenerasi organisasi mewarnai pembukaan Kongres XI Angkatan Muda Siliwangi (AMS) yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Karawang, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang digelar selama tiga hari hingga 12 Juni 2026 itu dihadiri langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir.
Mengusung tema "Ngalanglang Ngahudang Dangiang, Diasuh Ku Pangaweruh, Diasah Ku Kanyaah", kongres tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi kader AMS untuk memperkuat peran organisasi di tengah perkembangan zaman. Tema tersebut menegaskan pentingnya ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, dan rasa kasih sayang sebagai landasan perjuangan organisasi.
Sekitar 250 peserta turut ambil bagian dalam agenda lima tahunan tersebut. Mereka berasal dari 23 distrik AMS di Jawa Barat, empat distrik luar Jawa Barat, serta para peninjau dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Dony Ahmad Munir memberikan apresiasi atas kiprah AMS yang dinilainya tetap konsisten menjaga nilai-nilai kesundaan, semangat kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, AMS memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, memiliki wawasan kebangsaan, sekaligus mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah.
"Kongres ini merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, menyiapkan regenerasi kepemimpinan, serta merumuskan program-program yang adaptif terhadap tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Sunda," ujar Dony.
Sementara itu, Ketua Umum PP AMS Rully Alfiadi menegaskan bahwa persatuan dan kekompakan organisasi harus tetap dijaga, terutama menjelang proses pemilihan kepengurusan baru.
Ia berharap AMS terus menjadi wadah kaderisasi yang mampu melahirkan generasi penerus dengan integritas, kapasitas, serta kepedulian tinggi terhadap masyarakat dan pelestarian budaya Sunda.
Pembukaan Kongres XI AMS juga dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, para sesepuh AMS, serta sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan yang turut memberikan dukungan terhadap jalannya agenda organisasi tersebut.
Melalui kongres ini, AMS diharapkan tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga menghasilkan gagasan dan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran organisasi dalam menjaga jati diri budaya Sunda di tengah arus perubahan zaman.
Posting Komentar