![]() |
| Panti Baca Ceria sedang melaksanakan rapat bulanan. Dok PBC |
Komunitas literasi Panti Baca Ceria Sumedang turut menyemarakkan Puncak Acara Hari Aksara Internasional (HAI) tahun 2025 yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal (PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) yang diselenggarakan di Senayan Jakarta, pada 25-26 September 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti perwakilan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), seluruh Indonesia sebagai perwakilan.
Panti Baca Ceria tentunya menjadi perwakilan TBM mandiri di Jawa Barat yang terlibat dalam kegiatan tersebut yang akan menampilkan karya-karyanya di stand pameran Hari Aksara Internasional.
Menurut pendiri Panti Baca Ceria Ipul Saepulloh, "tentunya saya sangat senang sekali bisa diundang langsung menjadi peserta pameran di tingkat nasional dan bisa mempromosikan program-program kami, dan menampilkan karya-karya di hadapan pak menteri langsung." ujarnya ketika hendak berangkat ke Jakarta, 24 September 2025.
Pada pameran Hari Aksara Internasional 2025 ini Panti Baca Ceria akan menampilkan beberapa karya digitalisasinya, dari mulai buku-buku tentang Sumedang versi digital, animasi, film pendek, dan alih wahana buku anak ke audio visual.
Tentunya keterlibatan Panti Baca Ceria sebagai TBM atau komunitas literasi ini tidak lepas dari kerja-kerja kolektif dari Pengurus Daerah (PD), Pengurus Wilayah (PW), hingga Pengurus Pusat (PP) Forum TBM.
Pameran ini juga akan dihadiri oleh Menteri Pendidikan, Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), yang akan menyaksikan langsung berbagai karya kreatif atau praktik baik yang dihasilkan oleh para peserta.
Tahun ini Direktorat PNFI mengambil tema “Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban”. Menurutnya, pemberantasan buta aksara bukan hanya soal membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mengelaborasikan pembelajaran dengan teknologi digital.

Posting Komentar