Kemarau Panjang, Peternak KBB Kelimpungan Penuhi Pakan Ratusan Ternak

 

Pemberian Pakan Pada Ternak Gunakan Jerami 

BANDUNG BARAT- Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, membuat peternak di Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, kesulitan mendapatkan rumput dan hijauan untuk pakan ternak.

Kondisi tersebut sudah dirasakan peternak sejak dua bulan terakhir. Kekeringan membuat rumput di kebun maupun lahan sekitar tidak lagi tumbuh seperti biasanya.

Salah seorang peternak, Entang Sukandi (46), Jumat (25/9/2026), mengatakan kebutuhan rumput untuk ternaknya mencapai sekitar 100 ikat setiap hari untuk memenuhi pakan 100 ekor sapi dan domba miliknya.

"Kalau musim kemarau gini serba sulit, terutama rumput. Sekarang sudah mulai habis karena kekeringan, jadi enggak tumbuh. Kebun pada kering," kata Entang.

Menurutnya, lahan miliknya yang biasanya menjadi sumber rumput kini hanya mampu menghasilkan sedikit hijauan, terutama untuk pakan domba.

Untuk memenuhi kebutuhan pakan sapi, Entang kini mengandalkan jerami. Namun, stok jerami juga mulai sulit diperoleh karena banyak sawah petani mengalami kekeringan.

"Bulan-bulan ini mulai susah juga jerami. Kalau bulan kemarin masih musimnya. Jerami ini saya beli, jadi memang harus mencari ke sawah," ujarnya.

Selain rumput dan jerami, pasokan ampas singkong yang biasa digunakan sebagai pakan tambahan juga ikut berkurang. Jika biasanya Entang bisa membeli sekitar 50 karung sekali pasok, kini hanya mendapatkan sekitar 30 karung.

"Karena lagi susah rumput, ngakalinnya diperbanyak ampas singkong. Tapi kebetulan sekarang lagi susah. Biasanya yang kirim 50 karung, sekarang paling 30 karung," katanya.

Entang khawatir berkurangnya ketersediaan pakan akan berdampak terhadap pertumbuhan dan kondisi ternaknya. Sebab, kebutuhan pakan sapi dan domba tidak hanya bergantung pada satu jenis pakan, tetapi membutuhkan kombinasi rumput, jerami, ampas, dan konsentrat agar kebutuhan nutrisi ternak tetap terpenuhi.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama