Underpass Dustira Kini Dibuka Dua Arah, Dishub Cimahi Ubah Rekayasa Lalu Lintas

Petugas Dinas Perhubungan Cimahi Lakukan Rekayasa Arus di Under Pass Dustira Dengan Membuka Dua Lajur  

KOTA CIMAHI- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi resmi memberlakukan arus dua arah di Jalan Sriwijaya, tepatnya kawasan Underpass Dustira, mulai Kamis (20/8/2026). Kebijakan ini diambil sebagai hasil evaluasi setelah rekayasa lalu lintas pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto memicu kemacetan panjang pada hari pertama penerapannya.

Kepala Dishub Kota Cimahi, Endang, mengatakan pembukaan dua arah dilakukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan yang sebelumnya terkonsentrasi di Jalan Gatot Subroto menuju Pasir Kumeli.

“Hari pertama kemarin terjadi kemacetan yang cukup parah. Setelah kami evaluasi, mulai hari ini lajur Underpass Dustira dibuka dua arah,” ujar Endang saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, skema baru tersebut memberikan pilihan rute bagi pengendara yang hendak menuju wilayah selatan Kota Cimahi, termasuk kawasan Baros.

Sebelumnya, kendaraan dari arah Gatot Subroto harus memutar melalui Pasir Kumeli, Padasuka, hingga Cimindi yang dinilai lebih jauh dan memperbesar beban lalu lintas.

“Sekarang masyarakat yang menuju selatan tidak perlu lagi bertumpuk di Gatot Subroto. Sebagian arus sudah kita alihkan melalui Gedung 4 dan Jalan Sriwijaya menuju Underpass Dustira,” jelasnya.

Meski arus telah dibuka dua arah, Dishub tetap memberlakukan pembatasan bagi kendaraan bertonase besar. Bus serta truk dengan jumlah sumbu banyak tidak diperbolehkan melintasi Underpass Dustira karena keterbatasan daya dukung jalan.

“Yang boleh masuk hanya kendaraan kecil, termasuk truk sedang dan truk kecil. Bus dan truk besar tetap kami arahkan ke jalur alternatif sesuai pembatasan tonase,” kata Endang.

Selain perubahan rekayasa lalu lintas, Dishub Cimahi juga memperkuat pengaturan arus dengan menambah personel di sejumlah simpang padat kendaraan.

Petugas disiagakan di Simpang Sangkuriang, kawasan Alun-alun Cimahi, hingga Simpang Daeng atau Simpang Cihanjuang untuk mempercepat pergerakan kendaraan dari arah barat ke timur maupun sebaliknya.

“Penebalan personel kami fokuskan di sepanjang Jalan Nasional agar penarikan arus lalu lintas bisa lebih cepat dan kemacetan dapat diminimalkan,” tandasnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama