
Jajaran Pengurus Baznas Majalengka
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana, mengatakan semangat tersebut sejalan dengan 13 program prioritas BAZNAS RI periode 2026–2031 yang menyasar berbagai kebutuhan dasar hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Zakat bukan hanya tentang membantu hari ini, tetapi juga membina dan memberdayakan mustahik agar mampu hidup mandiri,” ujar Agus, Kamis (13/8/2026).
Ia menjelaskan, program prioritas itu meliputi penanggulangan kemiskinan, tanggap bencana, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, rumah layak huni, bantuan permodalan berbasis masjid dan majelis taklim, hingga program ketahanan pangan dan peternakan.
Selain itu, terdapat program Rumah Terang, Lumbung Pangan, Mualaf Center, Sekolah dan Pesantren Layak Belajar, penyediaan air bersih, serta Bank Sampah BAZNAS yang turut mendukung pemberdayaan lingkungan.
Menurut Agus, beragam program tersebut menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran luas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyaluran zakat tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga membuka peluang agar penerima manfaat bisa bangkit secara ekonomi.
“Mulai dari pendidikan, kesehatan, hunian, air bersih, pertanian, peternakan hingga pemberdayaan ekonomi, semuanya diarahkan agar manfaat zakat bisa dirasakan secara berkelanjutan,” katanya.
BAZNAS Majalengka juga menegaskan komitmennya mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, serta transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Agus mengajak masyarakat menunaikan zakat melalui BAZNAS agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang semakin luas.
“Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS, sehingga bersama-sama kita bisa menghadirkan kebermanfaatan yang lebih besar bagi sesama,” pungkasnya.
Posting Komentar