
Seorang Satpam Tengah di Kroyok Hingga Mengalami Luka yang Cukup Serius
BANDUNG BARAT- Seorang petugas keamanan (satpam) bernama Atep (43) menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam setelah menegur sekelompok pemuda yang diduga sedang mengonsumsi minuman keras di sekitar kawasan pergudangan Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) dini hari itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya beredar luas di media sosial. Tak lama setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Dalam rekaman CCTV terlihat beberapa pemuda memasuki area gudang dan menghampiri korban. Adu mulut yang semula terjadi kemudian berubah menjadi perkelahian. Korban mengalami luka serius di bagian wajah akibat sabetan senjata tajam sebelum akhirnya sejumlah pekerja datang untuk melerai.
Rekan korban, Dedi, mengatakan insiden tersebut bermula ketika Atep menegur para pemuda yang sedang berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras di sekitar lokasi pabrik.
"Korban sebelumnya sempat menegur para pemuda yang sedang minum-minuman keras di sekitar lokasi. Diduga mereka tidak terima ditegur, kemudian kembali lagi dan melakukan penganiayaan terhadap korban," ujar Dedi.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka cukup parah di beberapa bagian wajah dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Ghofur Supangkat, membenarkan adanya kasus penganiayaan tersebut. Menurutnya, polisi bergerak cepat setelah menerima laporan hingga akhirnya berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku.
"Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka di bagian wajah. Saat ini dua orang yang diduga sebagai pelaku sudah diamankan di Polsek Padalarang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Iptu Ghofur.
Ia menjelaskan, korban mengalami luka robek pada bagian bibir hingga dagu, pelipis, dan dekat daun telinga akibat serangan menggunakan senjata tajam.
"Korban masih menjalani perawatan medis, sedangkan penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh kronologi serta peran masing-masing pelaku," tambahnya.
Hingga kini, Polres Cimahi masih melanjutkan proses penyidikan dan mengumpulkan keterangan saksi maupun barang bukti untuk mengungkap motif pasti di balik aksi penganiayaan tersebut. Sementara korban, Atep, masih menjalani perawatan karena luka yang dideritanya tergolong cukup serius.
Posting Komentar