Bupati Dony Lepas 99 Pejalan Tangguh West Java Extreme Walk, Tempuh 60 Kilometer dari Sumedang ke Garut

Dony Ahmad Munir Lepas 99 Peserta West Java Extreme Walk 60K

SUMEDANG- Pagi masih terasa sejuk saat 99 peserta West Java Extreme Walk 60K berkumpul di halaman Masjid Agung Sumedang, Sabtu (13/6/2026). Dengan semangat tinggi, mereka bersiap menaklukkan perjalanan ekstrem sejauh 60 kilometer menuju Masjid Agung Garut.

Keberangkatan para peserta dilepas langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Kegiatan yang diinisiasi komunitas Sumedang Walkers itu diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menyebut momen tersebut sebagai perjalanan yang tidak hanya menguji fisik, tetapi juga menjadi catatan sejarah bagi para peserta.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah. Kita masih diberikan nikmat sehat dan kekuatan untuk melaksanakan perjalanan dari Sumedang ke Garut. Tidak semua orang siap, tidak semua orang mau, dan tidak semua orang mampu menempuh perjalanan sejauh 60 kilometer," ujarnya.

Menurut Dony, para peserta yang berdiri di garis start merupakan orang-orang yang telah mempersiapkan diri dengan matang, baik dari sisi fisik maupun mental.

"Insyaallah semuanya kuat dan mampu menjalaninya. Saya doakan seluruh peserta sehat, lancar, ceria, penuh semangat, dan bisa sampai di Garut dalam keadaan selamat," katanya.

Lebih dari sekadar olahraga, West Java Extreme Walk juga membawa pesan refleksi dan perjalanan batin. Ketua Umum Sumedang Walkers, Insan Setia Nugraha, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai ruang kontemplasi bagi para peserta.

"Perjalanan ultra dari Masjid Agung Sumedang ke Masjid Agung Garut ini bukan hanya soal kuat secara fisik. Kami ingin perjalanan ini menjadi renungan spiritual, menjadi momentum bagi peserta untuk merefleksikan hidup dan melangkah menjadi pribadi yang lebih baik," ungkapnya.

Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Dari ratusan pendaftar yang masuk, hanya 99 peserta yang dinyatakan lolos seleksi dan berhak mengikuti perjalanan ekstrem tersebut.

"Harapannya seluruh peserta bisa finish strong. Kami juga berharap West Java Extreme Walk tahun 2027 dapat terselenggara lebih baik dan lebih besar lagi," katanya.

Perjalanan puluhan kilometer yang menghubungkan dua kota ini menjadi bukti bahwa berjalan kaki bukan sekadar aktivitas olahraga. Di balik setiap langkah, tersimpan ketangguhan, disiplin, kebersamaan, serta ruang untuk merenung dan mensyukuri perjalanan hidup. Bagi 99 peserta yang memulai langkah dari Sumedang pagi itu, garis finis di Garut bukan hanya tujuan akhir, melainkan simbol kemenangan atas batas diri mereka sendiri.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama