Sumedang Selatan, 8 September 2025 – Senin pagi di MTsS Persis Sumedang terasa berbeda dari biasanya. Suasana aula madrasah dipenuhi siswa kelas 9 yang berbaris rapi menunggu giliran. Hari itu, mereka menjadi bagian dari program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), khusus untuk vaksinasi HPV yang digelar atas kerja sama Puskesmas (PKM) Sumedang Selatan dengan pihak sekolah.
Wakamad Kurikulum MTsS Persis Sumedang, Wulan Indriani Utami, menjelaskan bahwa pelaksanaan BIAS HPV tahun ini sudah terjadwal sejak awal September, sesuai surat resmi dari UPTD Puskesmas Sumedang Selatan.
“Untuk MTsS Persis, imunisasi HPV bagi siswa kelas 9 dilaksanakan pada Senin, 8 September 2025. Total ada 31 siswa yang menjadi sasaran,” terangnya.
Dasar pelaksanaan program ini merujuk pada Surat Dirjen P2P Nomor IM.01.01/C/2384/2025 serta kebijakan WHO (SAGE) dan Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim 2023–2030. Kepala UPTD Puskesmas Sumedang Selatan, Bidan Hj. Tati Rohayati, S.Tr.Keb, menegaskan pentingnya vaksinasi ini untuk pencegahan dini.
“Sasaran khususnya adalah siswa perempuan kelas 9 usia 15 tahun yang belum pernah menerima vaksin HPV. Tujuannya agar ke depan kita bisa mencapai herd immunity di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” jelasnya.
Pelaksanaan imunisasi dilakukan langsung di sekolah, sehingga siswa tidak perlu jauh-jauh datang ke fasilitas kesehatan. Namun, bagi yang belum sempat ikut, orang tua bisa membawa anak ke Puskesmas setiap hari Senin. Seluruh hasil pelayanan tercatat di aplikasi Satu Sehat (ASIK), sementara distribusi vaksin dipantau melalui aplikasi SMILE.
“Sekolah juga diminta menyiapkan data siswa dengan NIK lengkap dan memastikan orang tua mendapat informasi yang jelas,” tambah Tati.
Suasana di lapangan sempat terasa menegangkan, terutama bagi para siswi yang menunggu giliran. Silmi, siswi kelas 9A, bercerita bagaimana sebelum divaksin, dirinya bersama teman-teman lebih dulu menjalani serangkaian pemeriksaan.
“Kami diperiksa tinggi badan, berat badan, mata, kebersihan gigi dan telinga, lalu ditensi. Baru setelah itu divaksin,” tuturnya.
Hal senada diungkapkan Lutfiani dari kelas 9C. Ia mengatakan, setelah semua siswi selesai divaksin, suasana berubah lebih ceria. Para siswa, guru, dan tenaga kesehatan berfoto bersama sambil membentuk simbol tangan berbentuk huruf SC, singkatan dari Spartacus – motto khas siswa MTsS Persis: “Siswa pandai, rajin, tekun, akrab, ceria, unik, ulet, sukses.”
Hari itu, vaksinasi HPV tidak hanya menjadi program kesehatan semata, tetapi juga momentum kebersamaan antara sekolah, tenaga medis, dan siswa. Di balik suntikan kecil, tersimpan harapan besar: generasi muda yang lebih sehat, kuat, dan siap melangkah menuju masa depan.

Posting Komentar